arrow-down

KAPITA SELEKTA

Kapsel akan diadakan sebanyak dua kali, yaitu pada tanggal 28 dan 30 Desember 2021 dengan tema yang berbeda. Silakan pilih dua kapsel yang anda inginkan pada waktu pendaftaran, satu untuk di tanggal 28 Desember 2021, dan satunya lagi untuk tanggal 30 Desember 2021. (Jumlah kuota di setiap kapsel terbatas. Oleh karena itu, jika peserta mendaftar pada kapsel yang melewati jumlah kuota yang sudah ditentukan, maka peserta akan dipindahkan ke kapsel lain yang masih memiliki sisa kuota)

THE STORY ACCORDING TO THE EYEWITNESSES
KAPSEL 1, 28 Desember 2021

Ada empat kitab injil di dalam Alkitab, mengapa dibutuhkan hingga 4 kitab injil yang berbeda?  Apakah persamaan dan perbedaan yang ada dari keempat injil itu? Apa pula yang menjadi keunikan dari setiap injil itu?  Apakah pesan utama yang hendak disampaikan melalui setiap injil itu?  Apa pula hubungan dari injil menurut para saksi mata pertama ini dengan kita yang hidup 2000 tahun setelahnya?  Inilah yang menjadi fokus dari kapita selekta yang pertama ini.

KAPSEL JUDUL KAPSEL KUOTA PESERTA
1 The Story According to Matthew 250 orang
2 The Story According to Mark 250 orang
3 The Story According to Luke 250 orang
4 The Story According to John 250 orang

SOME CHALLENGES TO THE STORY
KAPSEL 2, 30 Desember 2021

  • Engkau hanya hidup satu kali di dunia ini, karena itu nikmatilah hidup sebegitu rupa sehingga engkau berbahagia!  Kejarlah dan usahakanlah untuk memiliki segala hal yang mendatangkan kebahagiaan!  Itulah yang seringkali dikatakan oleh banyak orang dalam dunia ini.  Namun, benarkah hidup bahagia (happy) di dunia adalah apa yang dirancangkan Allah bagi manusia?  Adakah sesuatu yang lain yang Tuhan hendak berikan kepada manusia?  Inilah yang akan kita kupas dalam kapita selekta ini.

  • Bagaimanakah setan – bapa dari segala dusta itu akan menerjemahkan dan mengkamuflasekan injil kasih karunia Allah sehingga pesan injil itu terdistorsi dan akhirnya menyesatkan manusia? Bagaimanakah injil kasih karunia yang sehat yang diajarkan oleh Yesus dalam kitab injil? Inilah yang akan kita pelajari dalam kapita selekta ini.

  • Injil adalah berita kasih karunia Allah yang menebus manusia dari murka Allah dan memberikan hidup yang kekal. Apakah ini berarti bahwa orang Kristen hanya perlu memikirkan kehidupan kekal di surga bersama dengan Allah? Bagaimana pula dengan begitu banyak masalah ketidakadilan sosial, penderitaan, kemiskinan, diskriminasi, pelanggaran hak asasi manusia dan sebagainya yang nyata-nyata ada di dunia ini? Apakah yang harus dilakukan orang-orang Kristen dengan semua permasalahan itu? Apakah injil Kristus tidak memiliki pengaruh dalam hal-hal itu? Apakah yang sebenarnya dimaksud oleh Yesus dalam Lukas 4:16-30? Inilah yang akan kita pelajari bersama dalam kapita selekta ini.

  • Apakah benar hanya ada 4 kitab injil (Matius, Markus, Lukas, Yohanes)? Apakah keempat injil ini dapat dipercaya? Bukankah ada banyak kitab-kitab injil non-kanonikal yang lain seperti injil Thomas, injil Yudas, injil Maria, injil Filipus, injil Yakobus dan sebagainya? Mengapa injil-injil non-kanonikal ini tidak ada di dalam Alkitab kita? Jika masih ada begitu banyak injil yang lain yang tidak ada di dalam Alkitab, apakah Yesus yang dideskripsikan di dalam Alkitab kita itu tepat dan akurat? Apakah Yesus yang dideskripsikan dalam Alkitab itu hanyalah deskripsi Yesus hasil konspirasi tingkat tinggi? Itulah yang akan kita dalami dalam kapita selekta ini.

  • Siapakah Yesus menurut kitab-kitab injil? Apakah Ia Allah atau Manusia? Apakah Ia manusia yang menjadi Allah atau Allah yang menyerupai manusia? Apakah Ia manusia setengah Allah? Apakah Ia seorang manusia yang sakit jiwa yang mengaku-ngaku sebagai Allah? Kitab-kitab injil menyatakan bahwa Yesus adalah manusia sepenuhnya dan pada saat yang sama Yesus adalah Allah sepenuhnya. Bagaimanakah kedua natur Yesus itu dideskripsikan? Mengapakah kedua natur Yesus itu diperlukan? Inilah yang menjadi subjek dari kapita selekta ini.

  • Apakah kematian, kebangkitan dan kebangkitan Yesus sebagaimana diceritakan dalam kitab-kitab injil adalah peristiwa sejarah yang faktual? Bukankah kematian, kebangkitan dan kenaikan Yesus hanyalah cerita karangan para rasul dan gereja mula-mula untuk menjadi semacam propaganda bagi sebuah kegerakan yang baru? Kapita selekta ini akan membicarakan bagaimana kisah kematian, kebangkitan dan kenaikan Yesus dalam kitab injil sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan, dipercaya dan diperlukan.

SYC 2021